Active Lifestyle di Era Teknologi
Tantangan Sedentary Behavior dan Solusinya
Penulis:
Dr. Supriyadi, M.Kes
Dr. dr. H. Moch. Yunus, M.Kes
Abi Fajar Fathoni, S.Pd., M.Pd
Ketersediaan: 100 eksemplar
Perkembangan teknologi telah membawa banyak manfaat dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kemudahan akses terhadap berbagai layanan. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul tantangan baru berupa meningkatnya sedentary behavior, yaitu perilaku dengan tingkat pengeluaran energi yang sangat rendah akibat terlalu lama duduk atau menggunakan perangkat digital. Fenomena ini semakin nyata pada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, pekerja, hingga lanjut usia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perilaku sedentari berkaitan erat dengan meningkatnya risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes melitus tipe 2, gangguan muskuloskeletal, serta berbagai masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang komprehensif untuk membangun active lifestyle sebagai salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai gaya hidup aktif berdasarkan bukti ilmiah terkini. Pembahasan diawali dengan transformasi gaya hidup pada era digital dan meningkatnya tren sedentary behavior secara global. Selanjutnya, pembaca diajak memahami konsep dasar active lifestyle, mekanisme fisiologis dampak perilaku sedentari terhadap tubuh, serta hasil meta-analisis mengenai hubungan sedentary behavior dengan berbagai penyakit tidak menular. Pembahasan kemudian diarahkan pada tantangan penerapan gaya hidup aktif di lingkungan kerja digital, sekolah, dan perguruan tinggi, yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern.
Selain membahas tantangan, buku ini juga menguraikan berbagai solusi berbasis bukti. Pembaca akan diperkenalkan dengan peran teknologi dalam mendorong aktivitas fisik melalui aplikasi kebugaran, wearable devices, dan gamifikasi, sekaligus diajak memahami tantangan etika serta privasi dalam pemanfaatannya. Selanjutnya, dibahas berbagai model intervensi komunitas, preskripsi aktivitas fisik menggunakan prinsip FITT, strategi memecah waktu duduk, serta monitoring aktivitas fisik sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan hidup aktif. Sebagai penutup, buku ini menawarkan model integratif active lifestyle, rekomendasi kebijakan lintas sektor, strategi nasional pengurangan sedentary behavior, serta agenda penelitian masa depan yang diharapkan dapat menjadi arah pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan kesehatan di Indonesia.
Hubungi Kami
email: kramantara.js@gmail.com
Whatsapp: +62 821 4134 3197
