Latihan Harvard Step: Rahasia Turunkan Gula Darah dan Jaga Kesehatan

Kramantara JS - 16/09/2024, 13.10 WIB
Yudi Santoso, Zahra Maulida Putri

Tim Redaksi

Foto Dkumentasi treatment Harvard Step selama 30 hari, Sabtu (14/09/2024). (Kramantara JS/Yudi Santoso)

Malang, Kramantara JS - Pola hidup modern yang serba cepat dan minim aktivitas fisik semakin menjadi penyebab utama berbagai masalah kesehatan di masyarakat, terutama di kalangan usia muda. Kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, serta kebiasaan mengonsumsi junk food dan minuman bersoda tanpa diimbangi dengan olahraga telah menyebabkan peningkatan kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah pada banyak orang. Kondisi ini melatarbelakangi penelitian terbaru yang dilakukan oleh dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang, yang dipimpin oleh Dr. Supriyadi, M.Kes. Penelitian ini berfokus pada penerapan model latihan fisik Harvard Step Exercises untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan tersebut.

Penelitian eksperimen ini melibatkan delapan responden yang berasal dari berbagai daerah, seperti Lumajang, Blitar, Malang, Tuban, dan Nusa Tenggara Timur. Para responden diberikan treatment berupa latihan Harvard Step dengan durasi bertahap dari hari pertama sealmat 3 menit per hari hingga hari ke-30 selama 30 menit per hari, tanpa mengubah aktivitas keseharian dan pola makan mereka. Sebelum memulai program latihan, para responden menjalani tes awal untuk mengukur kadar gula darah dalam kondisi puasa, yang digunakan sebagai acuan hasil akhir.

Mengatasi tantangan logistik karena responden tersebar di berbagai daerah, latihan dilakukan di tempat masing-masing dan didokumentasikan dalam bentuk video, yang kemudian dikirimkan ke tim peneliti melalui Google Drive. Setelah 30 hari, post-test dilakukan untuk mengukur kembali kadar gula darah responden, dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan.

Selain penurunan kadar gula darah, responden juga memberikan umpan balik positif terkait program latihan ini. Responden Z, misalnya, awalnya merasa skeptis terhadap program ini. "Awalnya saya tidak percaya, latihan selama 3 hingga 30 menit terasa sangat berat. Namun setelah melakukannya, ternyata saya merasa terbiasa dan bahkan menikmati latihan ini," ungkapnya. Responden H juga mengaku merasakan manfaatnya. "Latihan ini membantu saya meluangkan waktu untuk berolahraga, dan sekarang sudah menjadi kebiasaan positif yang saya nikmati," ujarnya.

Penelitian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya SDGs ke-3, yakni Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan. Tim peneliti berharap bahwa model latihan sederhana ini dapat menjadi solusi praktis bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga di tengah kesibukan sehari-hari. Dengan penerapan latihan fisik yang mudah dan efektif seperti Harvard Step Exercises, diharapkan masyarakat produktif dapat menjaga kesehatan dan kesejahteraan mereka di tengah tuntutan kehidupan modern yang semakin padat.

Tabel Hasil Pre-test dan Post-test kadar gula darah (14/09/2024). (Kramantara JS/Zahra Maulida Putri)
Video salah satu peserta yang menjalani treatment (15/07/2024). (Kramantara JS/Zahra Maulida Putri)

Berlangganan buletin kami

Nikmati penawaran khusus eksklusif yang hanya tersedia untuk pelanggan kami.