Etnopedagogi dan Deep Learning

Fondasi Pembelajaran Bermakna Dalam Konteks Lokal dan Global

Penulis:

  • Fransheine Rumtutuly

  • Sigit Sugiarto

  • Dovila Johansz

Ketersediaan: 100 eksemplar

Latar belakang penulisan buku ini berangkat dari kenyataan bahwa masih minim referensi yang secara khusus membahas sumber belajar berbasis budaya lokal di Maluku terlebih khusus Maluku Barat Daya yang terintegrasi dengan pembelajaran mendalam. Kekayaan budaya Maluku yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan, seperti kearifan menjaga alam, solidaritas sosial, dan tradisi gotong royong, belum banyak diangkat secara sistematis dalam literatur maupun bahan ajar yang digunakan di sekolah. Akibatnya, potensi budaya lokal sering hanya dipandang sebagai pengetahuan tambahan, bukan sebagai landasan pedagogi yang dapat memperkaya proses belajar.

Di sisi lain, implementasi etnopedagogi dalam praktik pendidikan di Maluku masih bersifat terbatas dan parsial. Guru sering mengalami kesulitan menemukan model, strategi, maupun perangkat ajar yang siap digunakan untuk mengintegrasikan kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran modern. Sementara itu, di era globalisasi dan digitalisasi, peserta didik dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Pendekatan deep learning menawarkan cara untuk menghadirkan pembelajaran bermakna, tetapi agar relevan dengan konteks kehidupan siswa di Maluku, pendekatan ini perlu dikaitkan dengan kearifan lokal.

Selain itu, sebagian besar buku teks yang beredar saat ini cenderung bersifat generik dan nasional, sehingga siswa sering merasa pembelajaran kurang terkait dengan realitas kehidupannya sehari-hari. Padahal, kebijakan Merdeka Belajar menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada murid, berbasis konteks, dan relevan dengan pengalaman nyata. Buku ini hadir sebagai upaya akademik dan praktis untuk menjembatani budaya lokal Maluku dengan isu-isu global melalui integrasi etnopedagogi dan deep learning. Dengan demikian, buku ini diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah literatur pendidikan di Indonesia, tetapi juga menjadi rujukan penting bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti dalam mengembangkan pembelajaran bermakna yang berakar pada budaya lokal sekaligus berorientasi global.

Harapan penulis, kehadiran buku ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pendidikan, khususnya dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Melalui Telaah teoretis dan contoh praktis yang disajikan, buku ini diharapkan menjadi referensi bagi dosen, guru, mahasiswa, maupun peneliti dalam memperkaya wacana serta praktik pendidikan di Indonesia. Penulis juga berharap agar buku ini dapat menginspirasi lahirnya inovasi pembelajaran yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, identitas budaya, dan kesadaran global peserta didik. Pada akhirnya, semoga karya ini dapat menjadi pijakan awal untuk mengembangkan lebih banyak penelitian, publikasi, dan praktik pendidikan yang berakar pada budaya lokal, sekaligus relevan dengan tantangan zaman.