وَلَقَدْ مَكَّنّٰكُمْ فِى الْاَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيْهَا مَعَايِشَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَࣖ

Komunikasi Gizi

Mendengar, Memahami dan Membantu

Penulis:

  • Alina Hizni, SKM, MPH

  • Jongga Adiyaksa, SKM, M.Biomed

Ketersediaan: 100 eksemplar

Buku Komunikasi Gizi: Mendengar, Memahami, dan Membantu ditulis untuk berbagi pengetahuan mengenai komunikasi yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi pelayanan gizi. Judul buku ini mencerminkan tiga kemampuan yang saling berkaitan. Mendengar berarti memberikan perhatian terhadap apa yang disampaikan klien. Memahami berarti melihat kebutuhan, pengalaman, perasaan, dan kondisi klien secara utuh. Membantu berarti menggunakan komunikasi untuk mendukung klien dalam memahami masalah dan menentukan langkah perubahan yang realistis.

Pembahasan buku ini dimulai dari konsep dasar komunikasi gizi. Bab 1 membahas pengertian komunikasi, unsur komunikasi, proses komunikasi, tujuan komunikasi, serta pentingnya komunikasi dalam pelayanan gizi. Bab 2 menguraikan prinsip komunikasi efektif dan berbagai faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan komunikasi. Bab 3 membahas keterampilan mendengarkan, termasuk mendengarkan aktif, memberikan perhatian, melakukan klarifikasi, paraphrasing, reflecting, dan summarizing.

Bab 4 membahas kemampuan membangun hubungan komunikasi melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Pembahasan mencakup pemilihan kata, penggunaan bahasa sederhana, ekspresi wajah, kontak mata, postur dan gerakan tubuh, jarak komunikasi, nada dan intonasi suara, serta kesesuaian antara pesan verbal dan nonverbal. Bab ini juga membahas empati, perbedaan empati dan simpati, cara menunjukkan empati, respons empatik, serta kesalahan komunikasi yang sering terjadi.

Bab 5 berfokus pada keterampilan bertanya dan memberikan respons dalam komunikasi gizi. Berbagai bentuk pertanyaan dibahas, mulai dari pertanyaan terbuka, tertutup, klarifikasi, eksploratif, hingga pertanyaan yang mengarahkan. Bab ini juga membahas teknik menggali informasi, menghindari pertanyaan yang menghakimi, Action Responses, Sharing Responses, Giving Information, pemberian umpan balik, serta cara merespons klien yang diam, emosional, tidak setuju, atau tidak termotivasi.

Bab 6 membahas komunikasi interpersonal dan pembentukan hubungan profesional dengan klien. Pembahasan mencakup rapport, trust, komunikasi terapeutik, sikap profesional, batas profesional, privasi dan kerahasiaan, penghargaan terhadap nilai dan pilihan klien, serta komunikasi dengan individu dari berbagai latar belakang.

Bab 7 membahas komunikasi yang berkaitan dengan perubahan perilaku dan Motivational Interviewing. Bab ini menjelaskan konsep motivasi, prinsip dan spirit Motivational Interviewing, ambivalensi, persuasion trap, serta penerapannya dalam komunikasi gizi. Contoh dialog dan analisis digunakan untuk membantu memahami penerapan konsep dalam situasi pelayanan.

Melalui keseluruhan pembahasan tersebut, komunikasi gizi ditempatkan bukan sekadar sebagai kemampuan berbicara, tetapi sebagai kemampuan membangun hubungan, menggali informasi, memahami kebutuhan, menyampaikan pesan, memberikan dukungan, dan membantu seseorang mengambil keputusan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizinya. Seorang tenaga gizi yang mampu berkomunikasi dengan baik akan lebih mudah membangun kepercayaan dan menciptakan suasana pelayanan yang membuat klien merasa dihargai dan didengarkan.

Hubungi Kami

email: kramantara.js@gmail.com

Copyright 2026 By PT. Kramantara Jaya Sentosa. All Rights Reserved

Instagram: @kramantarajs